Dinas Kebudayaan DIY Lakukan Pengecekan Kesiapan Gamelan Hibah di GKJ Kotagede
Yogyakarta, 30 Juli 2026 – Sebagai tindak lanjut proses hibah gamelan kepada Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kotagede, Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengecekan kondisi dan kesiapan gamelan yang telah diserahkan kepada gereja. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh perangkat gamelan berada dalam kondisi baik, lengkap, dan telah siap digunakan sebagai sarana pelestarian seni budaya melalui kegiatan karawitan di GKJ Kotagede.
Pengecekan dilakukan secara menyeluruh terhadap setiap perangkat gamelan, meliputi kelengkapan instrumen, kondisi fisik, serta penataan gamelan di lokasi penyimpanan. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa gamelan hibah telah tertata dengan baik dan siap dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan seni budaya di lingkungan gereja, khususnya kegiatan Karawitan Pusporeno.
Dalam kegiatan tersebut hadir perwakilan dari Dinas Kebudayaan DIY bersama unsur pimpinan dan pelayanan GKJ Kotagede, yaitu Majelis Pelaksana Harian, Majelis Bidang Kesaksian dan Pelayanan (Kespel), Majelis Bidang Penatalayanan, serta Komisi Pekabaran Injil dan Komunikasi (PIKOM). Kehadiran berbagai unsur pelayanan ini menunjukkan komitmen bersama dalam merawat dan mengembangkan aset budaya yang telah dipercayakan kepada GKJ Kotagede.
Melalui hibah gamelan ini, GKJ Kotagede berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan karawitan sebagai bagian dari pelayanan gereja sekaligus mendukung upaya pelestarian budaya Jawa. Gamelan tidak hanya menjadi sarana berkesenian, tetapi juga menjadi media membangun kebersamaan, mempererat persekutuan jemaat, serta menjadi wujud nyata sinergi antara pelestarian budaya dan pelayanan gereja.
Kegiatan pengecekan ini menandai selesainya tahapan administrasi dan verifikasi hibah, menjadi sekaligus langkah awal pemanfaatan gamelan secara optimal dalam berbagai kegiatan ibadah kontekstual, pembinaan jemaat, pelatihan karawitan, serta pelayanan budaya kepada masyarakat (*St)