GKJ Kotagede Resmi Menerima Hibah Gamelan dari Dinas Kebudayaan DIY
Kotagede, 28 Juli 2026 – Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kotagede secara resmi menerima hibah seperangkat gamelan dari Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Selasa, 28 Juli 2026. Penyerahan hibah ini menjadi wujud nyata sinergi antara pelestarian budaya Jawa dengan kehidupan bergereja, sekaligus mendukung pengembangan kegiatan seni karawitan di lingkungan GKJ Kotagede.
Acara penerimaan berlangsung dengan penuh sukacita dan dihadiri oleh berbagai unsur gereja. Hadir dalam kesempatan tersebut Pdt. Aditya Chris Nugroho, Bapak Murjono selaku pelatih Karawitan Pusporeno, Bapak Maryono sebagai sesepuh seni GKJ Kotagede, serta segenap Majelis Gereja dan komisi-komisi pelayanan GKJ Kotagede.
Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Aditya Chris Nugroho menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Dinas Kebudayaan DIY terhadap upaya pelestarian seni budaya di lingkungan gereja. Kehadiran gamelan ini diharapkan semakin memperkuat pelayanan seni, khususnya kelompok karawitan Pusporeno, sekaligus menjadi sarana untuk melestarikan budaya Jawa sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Setelah prosesi serah terima selesai, seluruh perangkat gamelan langsung ditata dan ditempatkan pada ruang yang telah dipersiapkan di kompleks GKJ Kotagede. Penataan dilakukan secara gotong royong oleh para pelatih, penggiat seni, Majelis Gereja, dan warga yang hadir agar gamelan dapat segera digunakan untuk latihan maupun berbagai kegiatan pelayanan seni budaya.
Hibah gamelan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi semakin berkembangnya kegiatan karawitan di GKJ Kotagede. Melalui alunan gamelan, gereja tidak hanya menjaga warisan budaya leluhur, tetapi juga menghadirkan ruang perjumpaan, kebersamaan, serta kesaksian iman yang harmonis dengan nilai-nilai budaya lokal.
Semoga keberadaan gamelan ini membawa manfaat yang luas, menjadi sarana pembinaan generasi muda, mempererat kebersamaan warga jemaat, serta memperkuat komitmen GKJ Kotagede dalam melestarikan budaya Jawa sebagai anugerah Tuhan yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.