Categories: Gembala Menyapa

Refleksi Jumat Agung

Markus 15:33-41

Pertanda alam pertama saat Yesus menghembuskan nafas terakhirnya adalah kegelapan meliputi seluruh daerah dimana Yesus disalibkan. Dahsyatnya penderitaan membuat Yesus berteriak “Eloi-eloi lama sabakhtani?” Yang artinya Allahku-Allahku mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Teriakan ini memberi pesan kepada manusia, bahwa saat kita mengalami penderitaan yg luar biasa dalam hidup, berteriaklah dan meminta tolonglah hanya kepada Tuhan Allah. Jangan mencari pertolongan dari sumber-sumber diluar Tuhan Yesus.

Peristiwa alam kedua adalah tirai bait Allah terbelah menjadi dua. Di dalam  Bait Allah terdapat Ruang Suci dan Ruang Mahasuci ini. Di antara kedua ruang ini, digantung sebuah tirai/tabir yang berfungsi untuk memisahkan kedua ruang ini. Tirai pertama memisahkan ruangan kudus tempat  Imam Besar yg tidak bisa diakses umat. Tirai yang kedua memisahkan antara umat keturunan Yahudi dan bukan Yahudi.

Saat Yesus menghembuskan nafas terakhir, tirai bait Allah terbelah dua yang membuat batas antara kedua ruangan menjadi bisa terlihat atau tidak ada pembatas lagi ruang Imam Besar dan umat, dan antara ruang orang Yahudi dan bukan Yahudi. Kejadian in memiliki pesan simbolik telah berakhir atau runtuhnya  tembok-tembok pemisah yg dibangun oleh manusia dengan manusia.

Kematian Yesus, menggambarkan besarnya cinta Allah pada manusia, mewujudkannya dengan harga yg mahal, melalui pengorbanan nyawa Yesus. Karena itu, setiap kali merayakan Jumat Agung mengingatkan kita akan pengorbanan darah Yesus bagi keselamatan kita. Manusia harus menjaga dan merawat keselamatan yang sudah diberikan.

*#SalamWelasAsih*

*#SelamatMenghayatiJumatAgung*

*#AyoBertobat*

*#TidakLebayTidakAbaiCOVID-19*

*NB: jika merasa diberkati melalui renungan ini, kirimkan ke saudara-saudara yang lain*

Article info



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *