Gereja Menghadapi COVID-19

MATIUS 18:20

Adanya penyebaran Covid-19 ini menyebabkan sebagian gereja mengganti ibadah di gedung gereja menjadi ibadah di rumah-masing-masing. Tata cara ibadahnya disesuaikan dengan situasi gereja tersebut.

Hal tersebut dilakukan apakah karena panik? Takut? Atau tidak beriman?
Bukan! Gereja tidak panik, tidak takut, dan bukan berarti tidak beriman. Gereja memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan umatnya. Wujud iman gereja adalah tanggung jawab untuk menjaga dan memelihara umat. Meski harus mengubah ibadah komunal di gedung gereja menjadi ibadah di rumah-rumah bersama dengan keluarga.

Apakah Tuhan marah? Tidak. Karena sejatinya gereja bukanlah gedungnya, tapi orang-orangnya. Ibadah tidak dibatasi oleh tembok-tembok dan sekat-sekat. Ibadah adalah setiap hati yang mau tunduk dan menyembah Allah dengan sungguh-sungguh. Matius 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka

Ketika ibadahmu harus berpindah dari gedung gereja ke rumah menjadi kesempatan menyuburkan spiritual dalam keluargamu. Ini juga jadi kesempatan untuk saling mendoakan satu sama lain dalam ibadahmu. Maka hampirilah Tuhan Allahmu dengan niat hati yang tulus bersama keluargamu di rumah masing-masing.

Beriman saat ini adalah mendengar setiap suara Allah melalui banyak hal sebagai pengingat (warning) kita. GKJ Kotagede untuk sementara ini masih mengadakan ibadah di gereja; di gerèja yang lain sudah banyak yang mengganti menjadi ibadah rumah tangga. Tidak perlu menyalahkan, tidak perlu menghakimi. Setiap orang dan gereja memiliki pilihan dan kebijakan masing-masing. Yang penting sungguh-sungguh dipertimbangkan dengan baik dan mempersiapkan segala resikonya.

Doakan:
Seluruh pemuka agama. Kiranya dapat memberikan pengarahan yang sehat kepada umatnya.
Semua umat di manapun diberi keselamatan dan pertolongan Tuhan. Tetap tenang dan waspada.
Semua pendeta, penatua, diaken dan semua pengurus gereja, yang sedang mengupayakan berbagai hal untuk menangani, mencegah, dan mendampingi kiranya mereka diberi kekuatan dan hikmat dari Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *