MENGHITUNG HARI


Post Thumb

MENGHITUNG HARI

Mazmur 90:12

Kematian, siapakah bisa membicarakan dengan nyaman? Bahkan memikirkannya saja sudah membuat tidak nyaman, gelisah&resah. Tetapi itu baik&perlu. Why?

1.Bagaimana kita memandang kematian,akan menentukan bagaimana kita hidup. Kalau kita menganggap bahwa kematian tidak perlu dipikirkan,masih jauh; kita dapat jatuh pada sikap hidup yg sembarangan&seenaknya sendiri. Entah hal tersebut benar/salah,merugikan/menguntungkan.

2.Kalau kita menganggap kematian masih jauh,kita akan menjalani hidup yg lamban& menunda-nunda. Mau bertobat,mau hidup benar,mau melayani ditunda-tunda,seakan dirinya tahu waktu yg masih dimiliki.

3.Kalau merasa hidup ini abadi,maka kita lupa daratan. Hidup hanya berorientasi pada mengejar kekuasaan,kekayaan; sampai mengorbankan hal-hal yg penting. Bahkan mengorbankan diri,keluarga&Tuhan.

Bacaan kita hari ini (Mzm 90:12) mengajak utk menyadari bahwa hidup ini singkat. Bahkan terlalu singkat jika diisi dengan hal-hal yg tidak berguna. Karena itu pemazmur mengajak kita memohon kepada Tuhan: "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian,hingga kami beroleh hati yang bijaksana" (Mzm 90:12).

Hati yg bijaksana adalah hati yg mampu menimbang bagaimana hidup yg sebaik-baiknya & sebenar-benarnya. Kalau kita sudah menjalani hidup dengan baik&benar,maka kematian bukanlah hal yg menakutkan.

#SalamWelasAsih

NB: jika merasa diberkati dengan renungan ini, kirimkan ke saudaramu yg lain

Kembali Keatas