POHON ARA TIDAK BERBUAH


Post Thumb

POHON ARA TIDAK BERBUAH

Matius 22:18-22

Yesus mengutuk Pohon Ara, demikian LAI memberikan judul perikop ini. Ketika Yesus dari Betania ke Yerusalem, kemudian Yesus merasakan lapar. Dia menemukan pohon ara, namun sayang pohon tersebut tidak mengeluarkan apa-apa hanya daunnya saja yg lebat. Bahkan putik-putik,yg menyerupai buah ara (putik ini bisa dimakan&akan gugur ketika buah ara muncul) pun tidak ada. Maka kemudian dikutuklah pohon itu&kemudian layu.

Cerita ini mengandung makna simbolis. Pohon Ara yg berdaun lebat tapi tidak berbuah adalah gambaran orang yg rajin mengikuti ibadah formal,tekun menjalankan aturan keagamaan, tapi hidupnya tidak membuat sekelilingnya menjadi lebih baik.

Mental pohon Ara yg tidak berbuah sampai saat ini jg masih terjadi. Orang yg kelihatan rohani, tapi di kehidupan sehari-hari berbeda.

Orang aktif di gereja bukan karena terpanggil melayani namun sebagai kompensasi psikologi; dari pada menganggur, demi mendapat pengakuan, atau karena di keluarga tidak harmonis. Ciri-cirinya: suka memaksakan kehendak, terhadap yg tidak setuju akan dijadikan musuh, cara yg mereka tempuh kristiani atau tidak bukan masalah selama keinginan mereka terpenuhi.

Lalu bagaimana kehidupan kita? Apakah pelayanan&ibadah yg kita lakukan sungguh berbuah dalam keseharian kita&menjadi berkat bagi orang sekitar kita?

Kalau ternyata kita masih berlaku seperti pohon Ara yg berdaun lebat tanpa buah, celakalah kita! Tapi rasanya belum terlambat untuk kembali ke jalan yg benar.

#SalamWelasAsih

NB: jika merasa diberkati dengan renungan ini, kirimkan ke saudaramu yang lain

Kembali Keatas