Kemeriahan Pentas Seni Bulan Keluarga 2018


Post Thumb

GKJ Kotagede, 27 Oktober 2018. Mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan Bulan keluarga Tahun 2018, yang mengambil tema "Keluarga Pemberi Harapan", Warga GKJ Kotagede menyelenggarakan acara pentas seni dan ajang kreativitas warga. kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi pemuda dan Komisi Anak ini menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaat warga GKJ Kotagede. Gedung gereja yang berkapasitas sekitar 300 orang penuh sesak oleh kehadiran warga, animo warga yang demikian ini sebenarnya merupakan kesempatan emas bagi pengurus gereja dalam hal ini Majelis gereja perlu memikirkan dan merencanakan prgoram serupa di tahun-tahun mendatang. Sebagai pembuka Acara diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Purwanto Rahmad,S.Th. dalam kotbahnya Pdt Pur mengajak warga hendaknya dalam berkeluarga haruslah saling asih saling asah dan saling asuh agar tercipta keluarga yang benar benar diharapkan sebagai keluarga kristen idaman. Setelah kegiatan ibadah selesai saatnya kegiatan pentas seni. Acara pentas yang dimulai tepat pukul 18.00 ini dipimpin oleh MC Pemuda Gatot dan Wahyu Purwanti. Pentas diawali dari wilayah 4 yang menyajikan nyanyian pujian, dilanjutkan dengan penampilan dari sekolah minggu yang membawakan drama musikal dan paduan suara anak. tak ketinggalan Pdt aditya juga mengisi acara dengan membawakan satu buah puisi, dalam acara ini juga dibagikan hadiah bagai warga yang ikut ambil bagian dalam lomba2 bulan keluarga, salah satunya diberikannya penghargaan pemenag dimas dan diajeng beserta periasnya, pemenang gobak sodor, pemenang lomba volly air dan juga pemberian apresiasi bagi para juri yang telah berpartisipasi menjadi juri lomba.Setelah pembagian hadiah pentas seni dilanjutkan kembali, kali ini Wil 5 menampilkan  lagu rohani jawa yang dikemas dengan bentuk yang berbeda yaitu dengan dialog-dialog kocaknya, selepas wilayah 5 berturut turut yang tampil adalah paduan suara Pra remaja, wilayah 3 dengan mocopatan, wilayah 2 dengan paduan suaranya dan diakhir acara diaisi talk show yang membahas peran smartphone dalam keluarga. Acara ditutp oleh Pdt. Budi. Melihat banyaknya potensi warga yang belum tergali semua, ini menjadi PR bersama agar nantinya gereja perlu melakukan langkah-langkah konkirt agar potensi jemaat benar-benar dapat digali dan dimunculkan dalam semua even kegiatan, kiranya jerih payah kita bersama dapat menjadi saluran berkat bagi sesama. *) Kontributor lepas-iwk

Kembali Keatas