POSITIVE THINKING


Post Thumb

POSITIVE THINKING

Kejadian 45:1-15

Baik buruknya sebuah kejadian kerap tidak ditentukan oleh kejadian itu sendiri, melainkan oleh cara kita memandang&menyikapinya.

Misal, ada seorang yang diputuskan kekasihnya sampai patah hati lalu nekat bunuh diri. Nah,apa yg menyebabkan orang tersebut bunuh diri? Kepergian kekasihnya? NO! Penyebabnya adalah cara ia memandang kepergian kekasihnya sebagai sebuah kiamat. Seandainya berpikiran positif, untung ditinggal sekarang; coba kalau sudah menikah bisa tambah runyam.

Yusuf mengalami kejadian yg traumatis. Saudara-saudaranya tega menganiyaya &menjualnya sebagai budak. Tapi dendam kah ia terhadap saudaranya? Ternyata tidak.

Ketika dia punya kuasa untuk membalas dendam, namun dia memakai kuasa yg dimilikinya untuk membantu&menyelamatkan saudara-saudaranya.

Apa yg membuat Yusuf berbuat demikian? POSITIVE THINKING! Kata Yusuf kepada saudara-saudaranya: "Akulah Yusuf, saudaramu, yang kau jual ke Mesir. Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupan lain Allah menyuruh aku mendahului kamu" (Kejadian 45:4,5).

POSITIVE THINKING sangat penting. Memang tidak menyelesaikan masalah, namun setidaknya tidak memperumit masalah.

Lalu bagaimana supaya selalu berpikiran positif? Dengan pembiasaan & kemauan. Bukan sesuatu yg sudah jadi, tapi suatu proses yg harus dibentuk, dibiasakan&diupayakan.

#SalamWelasAsih

NB: jika merasa diberkati melalui renungan ini, kirimkan ke saudara-saudara yang lain

Kembali Keatas